berita

Source: http://www.amronbadriza.com/2012/07/cara-membuat-judul-blog-bergerak.html#ixzz2HGOAa7ZG

Minggu, 06 Januari 2013

SIMULASI PERSIDANGAN KOMAPO JAWA BALI DAN SULAWESI


SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG

SIMULASI
TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN
PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO 

Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini:

Kamis, 03 Januari 2013

DITENGAH-TENGAH NATAL BERSAMA, ANGGOTA KOMAPO MEMILIH PEMIMPIN BARU PERIODE 2013-2015




Yogyakarta-Komnews, sesuai dengan anggaran dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom se-Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, masa kepengurusan KOMAPO, selama 2 tahun. Berakhir sudah dipenghunjung tahun 2013 tepatnya pada bulan desember 2012. Sesuai dengan agenda KOMAPO pada akhir bulan desember 2012, seperti  biasanya mengadakan Natal Bersama anggota Komunitas se-Jawa Bali dan Sulawesi. Maka tuan rumah peneyelenggara Natal KOMAPO tahun 2012 ditugaskan kepada Korwil Yogyakarta. Panitia dibentuk pada bulan juni 2012. Panitia Natal bersama dan Rapat Umum Anggota mulai bekerja keras selama enam bulan, terhitung dari bulan juni sampai penghunjung akhir bulan dan telah terselenggarakan dengan sukses.

Minggu, 11 November 2012

TATA TERTIB RAPAT UMUM ANGGOTA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM (KOMAPO) JAWA BALI DAN SULAWESI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PEGUNUNGAN BINTANG PAPUA 2012 BAB I NAMA, KEDUDUKAN, TUJUAN, WAKTU, DAN TEMPAT RUA


Pasal 1 Nama Kegiatan ini dinamakan Rapat Umum Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) se-Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Pasal 2 Kedudukan Rapat ini merupakan forum tertinggi dari Komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO)se- Jawa bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Pasal 3 Tujuan Rapat Umum Anggota Komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO) se jawa bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang bertujuan : 1. Meninjau dan menetapkan kembali Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Garis Besar Haluan Organisasi/Kerja (GBHO/K) Dan Mekanisme Pemilihan Raya Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) Se Jawa Bali Dan Sulawesi Pegunungan Bintang 2. Merekomendasikan pandangan-pandangan umum peserta Rapat Umum Anggota kepada pengurus KOMAPO beserta Pengurus yang terpilih dalam pemilihan raya Pasal 4 Waktu dan Tempat Rapat Umum Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (Komapo) se-Jawa Bali Dan Sulawesi Pegunungan Bintang dengan tujuan : diselenggarakan pada tanggal 30 Desember 2012, di ………..Yogyakarta. BAB II PESERTA Pasal 5

SIMULASI PERSIDANGAN

SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG SIMULASI TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini: Dalam Pemaparan Visi dan Misi

MODUL ORGANISASI


PIJAKAN KEHIDUPAN MANUSIA BARU
APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PAPUA

 
KOMAPO LOGOKU







KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM (KOMAPO)
SE JAWA BALI DAN SULAWESI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PAPUA 2011/2013







BUKU PEMATERI MAKRAB KOMAPO

NAMA LENGKAP                         :
TEMPAT TANGGAL LAHIR       :
KORWIL                                 :
UNIVERSITAS                        :
FAKULTAS/PRODI                 :
HARAPAN BAGI KOMAPO        :





KATA PENGANTAR

Teman-teman terkasih, dalam mengawali setiap kegiatan marilah kita selalu mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas berkat dan kaunia-Nya kita bisa dapat melaksanakan kegiatan, perbuatan, tindakan apapun dalam kehidupan sehari-hari.  Begitu juga dalam masa penerimaan anggota KOMAPO baru, dengan kerja keras akhirnya kembali kita berkumpu di tempat ini dapat untuk mempersatukan tekat dan komitmen kita untuk memperjuangkan harkat dan martabat orang muda, mahasiswa, dan masyarakat pegunungan bintang di tanah jawa Bali dan Sulawesi ini. Selamat bergabung anggota baru di komunitas mahasiswa dan pelajar aplim apom (KOMAPO) se-jawa bali dan Sulawesi kabupaten pegunungan bintang papua dan selamat berproses dan berdinamika.

Rabu, 07 November 2012

SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PAPUA

SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG SIMULASI TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini: Dalam Pemaparan Visi dan Misi

Kamis, 06 September 2012

PERAN KEDUDUKAN MAHASISWA DALAM KEHIDUPAN KAMPUS DAN LINGKUNGAN MASYARA



Oleh Derius Anglipki  K. Tepmul

Gelora pemuda adalah romantisme perjuangan. Dalam kancah kehidupannya, figur seorang pemuda ingin menunjukkan jati dirinya sebagai manusia yang memiliki sejuta arti dengan memikul tanggung jawab cukup berat. Ia berusaha memunculkan diri sebagai seorang manusia yang memiliki kekuatan yang tinggi sehingga aura jiwa mudanya benar-benar memancar. (Hasan Al bana).


Kalimat yang dilontarkan oleh Hasan Al Banna tersebut merupakan perwujudan dari  jiwa mahasiswa yang merupakan bagian dari pemuda. Mahasiswa merupakan pemuda-pemudi generasi bangsa yang berada di naungan Universitas dan memiliki kedudukan yang khas dalam kehidupan masyarakat, baik peranannya di dalam area kampus maupun di luar kampus.

PERAN MAHASISWA DALAM LINGKUNGAN SOSIAL


Mahasiswa tercatat dalam sejarah sebagai sekelompok pemuda yang bergerak untuk memperjuangkan hak rakyat tertindas. Pergerakan mahasiswa seringkali menjadi dinamisator dan memicu pergerakan rakyat yang mengharapkan perubahan menuju kehidupan yang menempatkan manusia sebagai manusia. Saat ini, rakyat sudah pupus harapan kepada pemimpinnya karena sudah terlalu lama menjadi budak kemiskinan dan kebodohan. Sementara pemerintah kerapkali mengeluarkan kebijakan yang tidak memihak rakyat dan bahkan menyalahgunakan kewenangannya. Untuk itulah, mahasiswa memposisikan dirinya sebagai middle class yang mampu menjadi penyambung lidah antara rakyat dengan pemerintah. Hakikatnya mahasiswa adalah bagian dari rakyat. Hanya saja terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa memiliki fungsi sosial yang berbeda dengan rakyat pada umumnya.

Rabu, 05 September 2012

UPAYA-UPAYA PENOLAKAN MAHASISWA PEGUNUNGAN BINTANG TERHADAP EKSPLORASI TAMBANG OLEH PT ANTAM DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG

PENGANTAR Pegunungan Bintang merupakan salah satu wilayah Provinsi Papua yang memiliki sumber daya alam yang potensial untuk dikembangkan dan diolah dengan baik. Potensi sumber daya alam yang dimaksud antara lain bahan-bahan tambang, hasil hutan dan beberapa sumber daya lainnya. Beberapa tahun terakhir ini wilayah ini di observasi oleh beberapa perusahaan yang ingin membuka tambang. Namun pemerintah tidak mengijinkan dan masyrakat setempat pun menolak untuk memberikan ijin kepada perusahaan-perusahaan tersebut untuk melakukan operasi penambangan di wilayah ini.

Kamis, 30 Agustus 2012

Konvoi Pengangkut Logistik Ditembaki, 1 Kritis

Jayapura - Sepertinya seruan yang keluarkan Pimpinan tentara Pembebasan Basional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) Papua Barat, Lamberth Pekikir agar seluruh Markas OPM tidak mengeluarkan tembakan hingga September 2012 sambil menunggu sidang Umum PBB, tidak digubris. Buktinya sehari berselang seruan itu disampaikan, aksi penembakan yang diduga dilakukan OPM terjadi lagi. Aksi penembakan oleh kelompok separatis bersenjata OPM itu terjadi di wilayh Puncak Jaya Papua tepatnya di Jembatan Besi Distrik Tingginambut (Markas OPM Pimpinan Goliat Tabuni), Rabu 29 Agustus sekitar pukul 17.15

Rabu, 15 Agustus 2012

LPM KOMAPO

LPM KOMAPO PEGUNUNGAN BINTANG -PAPUA SUARA PEMBEBASAN KRITIS MASYARAKAT TERTINDAS Sekretariat Jalan STM Pembangunan, Gg Bromo No 18 B Depok Sleman Yogyakarta Sejarah Pers Mahasiswa di Indonesia Sejarah pers mahasiswa di Indonesia bisa dibilang sama tuanya dengan sejarah gerakan mahasiswa itu sendiri. Pers mahasiswa didefinisikan sebagai pers yang dikelola mahasiswa. Namun rumusan ini memang kurang spesifik, karena ada berbagai macam pers mahasiswa. Didik Supriyanto membedakan dua jenis pers mahasiswa. Pertama, pers mahasiswa yang diterbitkan oleh mahasiswa di tingkat fakultas atau jurusan. Penerbitan ini biasanya menyajikan hal-hal khusus yang berkaitan dengan bidang studinya. Kedua, pers mahasiswa yang diterbitkan di tingkat universitas. Penerbitan ini menyajikan hal-hal yang bersifat umum. Dalam penelitian ini, pemilahan dengan mengaitkan pada tingkatan penerbitan (jurusan, fakultas, universitas) itu dianggap tidak relevan. Yang dipandang lebih pas adalah dengan melihat langsung dari materi isinya, apakah bersifat umum atau spesifik keilmuan. Dalam konteks peran pers mahasiswa dalam gerakan mahasiswa, tentu yang lebih relevan adalah pers mahasiswa yang isinya bersifat umum, tidak spesifik keilmuan. Didik masih membedakan lagi “pers mahasiswa” dari “pers kampus” atau “pers kampus mahasiswa”. Pers kampus dikelola oleh dosen, sedangkan pe

UNDANGAN

Nomor : 06/PP/KOMAPO/JBS/2012/2013
 Hal : Undangan Evaluasi Organisasi
 Lamp :- 
Kepada Yth. Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Papua 
 Di Tempat 
Dengan hormat, 

Menindak lanjut Anggaran Rumah Tangga (ATR) KOMAPO Bab VII pasal 14 dan peraturan pengurus pusat No 01/Sekjend KOMAPO/2009/2011 dirubah menjadi peraturan tambahan pengurus pusat No. 01/PP/KOMAPO/JBS/2011/2013 tentang evaluasi organisasi setidak-tidaknya dilakukan selama tiga bulan sekali. Berawal dari peraturan tersebut kami pengurus pusat (PP) Komunitas Mahasiwa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) se Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang mengundang seluruh anggota KOMAPO (Korwil JABOTABEK, Semarang, SALO, Yogyakarta, Jawa Timur ) untuk hadir dalam kegiatan evaluasi organisasi. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada; Hari/tanggal : Saptu 18 Agustus 2012 Waktu : pukul 09.00- 13.00 Tempat : Ruang Kuliah II/K 36 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Agenda : 1. Melaporkan Laporan kegiatan dari korwil (Jabotabek, semarang, salo, Yo

Jumat, 22 Juni 2012

PERSOALAN BIAYA PENDIDIKAN ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG DENGAN BEBERAPA LEMBAGA TERKAIT DI PULAU JAWA

A. Latar Belakang Dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik dan berwibawa sesuai dengan amanat Pasal 18B Undang Undang Dasar 1945 yang dijabarkan melalui Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah untuk menerapkan desentralisasi dan otonomi daerah,maka pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menciptakan pemerintahan yang baik,bersih dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme di Indonesia dengan menitikberatkan pada pelayanan public(public service)demi mencapai tujuan pembangunan nasional (Development Gol Nationa)yaitu mencapai masyarakat Indonesia yang adil dan makmur sesuai dengan alinea keempat Undang Undang Dasar 1945.Oleh karena itu,salah satu unsur terpenting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan adalah mencerdaskan anak bangsa dengan penyediaan sumber Dana,baik melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah(APBD)ataupun sumber-sumber lain untuk meningkatkan sumber daya manusia sebagai focus utama dalam mengatasi masalah Pembangunan Nasional itu sendiri . Berawal dari acuan pemikiran dasar tersebut,Pemerintah daerah kabupaten pegunungan Bintang pasca pemekaran,telah mengam

Selasa, 15 Mei 2012

Golkar Rangkul Partai Lain untuk Cari Cawapres Ical

Elvan Dany Sutrisno - detikNews Selasa, 15/05/2012 18:08 WIB Ketum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Foto:detikcom) Jakarta Ketua FPG DPR Setya Novanto menuturkan pencapresan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) sudah final. Cawapres Ical akan diambil dari partai mitra koalisi. "Pencapresan Pak Ical di rapat harian dan rapat pleno sudah final. Rapimnasus hanya membahas masalah penetapan

Senin, 07 Mei 2012

PEGUNUNGAN BINTANG DALAM KEBIMBANGAN

Oleh Fransiskus Kasipmabin* “

Didalam masyarakat, mahasiswa berdiam maka banyak persoalan yang akan tumbuh subur” Arnold Up Aplim Apom Dibawa Kemana? Puluhan tahun yang lalu masyarakat Pegunungan Bintang merindukan suatu harapan akan suatu perubahan, harapan akan mengenal dunia luar, harapan akan mengenal pembangunan, harapan akan mengenal kesejahteraan ekonomi, kesehatan, harapan akan mengenal pendidikan bagi dirinya dan anaknya dan sejuta harapan yang dinantikan oleh masyarakat Ngalum, Kupel, Morop, Kambom, Kimki/Lepki. Harapan sejuta harapan itu mulai Nampak seketika diberikannya otonomi khusus bagi provinsi papua. Pada masa itu tidak banyak anak-anak asli pegunungan bintang (oksibil, Kiwirok, Apmisibil, Kupel) yang sekolah bahkan kuliah sekalipun. Beberapa anak daerah yang selesai sarjana dan bekerja di wamena ibukota jayawijaya adalah harapan mereka (masyarakat) untuk memberikan yang terbaik di tanahnya sendiri atau merekala yang menjadi tuan di atas tanahnya sendiri. Impian tersebut kini telah terwujud. Para intelektual pegununungan bintang (Oksibil, Apmisibil, Kiwirok) berupaya untuk mendorong agar dilakukannya pemekaran kabupaten baru berdasarkan UU tahun 2001 otonomi khusus bagi provinsi papua. Mereka mencetuskan sebuah nama kabupaten yang bernama “kabupaten pegunungan bintang” yang berasal dari bahasa daerah adalah Aplim Apom”. Mengapa mereka memberikan nama Pegunungan Bintang? Apa alasan yang mendasari sehingga memberikan Pg.Bintang. Kenapa tidak

PEMBENAHAN PASAR TRADISIONAL, MENYELAMATKAN PEDADANG LOKAL MASYARAKAT PAPUA

Oleh Kristianus Hiktaop 


Pasar pada esensinya adalah tempat terjadinya transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli dengan menggunakan mata uang dengan nilai tertentu sebagai alat transaksi. Kini pasar sangat akrab dengan kehidupan massyrakat, baik di perkotaan maupun pedesaan. Dipasar, bagi konsumen bisa berbelanja bermcam-macam kebutuhan terutama, beranekargam sayur-sayuran,daging, sembako,bumbu dapur, buah-buahan,umbi-umbian, pakaiaan dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Bila diperhatikan beberapa tahun belakangan ini pasar tradisional diprovinsi Papua berkembang sangat pesat. Hal ini ditandai dengan menyediakan atau merenovasi beberapa pasar tradisisional yang sebelumnya sempit dan menampung sedikit pedagang namun kini diperluas dan disertai dengan penambahan pedagang yang baru sama sekali. Langkah ini patut dibenarkan dan didukung dan dianggap sebagai lahan untuk menampung tenaga kerja sehingga memberikan kontribusi pada menurunkan angka kemiskinan. Namun ternyata bila dilihat dari tatakelolanya, sebagian pasar tidak dikelola dengan baik. Sebagian orang mengatakan bahwa pasar tradisional tempat kumuh,becek, bau dan sumpek. Penilaian seperti ini berpengaruh pada beberapa kalangan sehingga tidak berbelanja di pasar tradisional. Kalangan menengah dan para remaja kini merasa t

MEMAHAMI PENGEMBANGAN EKONOMI KERAKYATAN DI PEGUNUNGAN BintINTANG

Perkembangan perekonomian Indonesia secara umum dan membandingkan dengan sistem ekonomi yang diletakan oleh para pendiri Negara Republik Indonesia bahwa ternyata keduanya menampakan gejala-gejala yang berbeda. sistem ekonomi Indonesia adalah sebagaimana yang dirumuskan dan sekaligus diletakan oleh Bung Hatta dengan menyatakan bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas kekeluargaan”, dengan menganggap koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional. Rumusan tersebut memang merupakan suatu sistem ekonomi yang paling tepat sesuai dengan iklim ekonomi Indonesia. Hal ini didukung oleh potensi yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sebagian besar penduduk Indonesia bertani dan nelayan. Untuk mengembangkan potensi tersebut, kehadiran koperasi ditengah masyarakat merupakan sarana yang tepat dan memadai untuk mengembangkan ekonomi yang berbasis lokal. Pemberlakuan sistem ekonomi indonesia yang dirumuskan oleh Hatta merupakan sistem yang dapat diakui karena sesuai dengan iklim negaranya. Indonesia ingin membangun sistem ekonomi yang sesuai dengan cita-cita tolong-menolong. Sistem ekonomi ini berakar dari pada nilai universal yang dianut oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu. Dasar pemikiran mengenai pengembangan ekonomi kerakyatan yang diamksud lebih lanjut Hatta menjelaskan lebih tepat jika dibuat dalam bentuk suatu badan usaha seperti koperasi. Berdasarkan rumusan ekonomi Hatta ini, di setiap daerah di Indonesia perlu diberi kesempatan untuk mengembangkan perekonomian yang berbasis lokal. Karena secara setiap daerah memiliki potensi yang berbeda-beda ingin membangun sistem ekonomi yang sesuai dengan cita-cita ideologinya. Substansi Ekonomi Kerakyatan Menurut Bung Hata Secara operasional, pedoman penyelenggaraan sistem perekonomian kerakyatan

Rabu, 02 Mei 2012


PERAN AGAMA KATOLIK DI TANAH PAPUA PEGUNUNGAN BINTANG DIABANG DEKRADASI

Penyebaran ajaran agama katolik di dunia pada abad ke 7 dari eropa menelusuri dunia. Penyebaran ajaran agama memang memerlukan proses panjang dan memerlukan waktu, tenaga, material, mengorbankan nyawanya untuk misi mereka dapat terwujud. Sejarah peradaban penyebaran ajaran Kristiani dari barat atau penyebaran budaya barat ke dunia termasuk Indonesia masa klonialisme. Sejarah masuknya ajaran katolik (budaya barat) di Indonesia pada abad ke tujuh (7) di sumatera utara (edy mahyudin). Perkembagan ajaran katolik di Indonesia memang cukup lama. Papua adalah salah satu bangsa yang dijajah oleh kolonialisme. Dengan demikian penyebaran agama di tanah papua masuk melalui pintu selatan. Setiap komunitas baik