berita

Source: http://www.amronbadriza.com/2012/07/cara-membuat-judul-blog-bergerak.html#ixzz2HGOAa7ZG

Rabu, 16 Januari 2013

OTONOMI DAERAH & DESENTRALISASI PENDIDIKAN PAPUA




Kebijakan pemerintah pusat tentang penyerahan kewenangan kepada daerah untuk menyelenggarakan pemerintahaannya sendiri sesuai dengan kondisi daerah. Penyelenggaraan pemerintahaan daerah perlu Melihat kembali kondisi geografis, ekologi, iklim, tingkat perkembangan masyarakat dari berbagai aspek, pertumbuhan penduduk, kebudayaan setempat, tingkat perkembangan ekonomi setempat dan lainnya. Sehingga penyelenggaraan pemerintahaan berjalan baik dan benar sesuai dengan amanah Undang-undang serta harapan masyarakat setempat. Amanat undang-undang termuat dalam…. Menjalankan pemerintahaan sesuai dengan keinginan masayarakat seperti  mengakomodir aspirasi masyarakat dan dapat melaksanakan amanah tersebut.

DIBALIK KEKELIRUAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN



Penyerahan kewenangan dari pusat/lebih tinggi  ke daerah/lebih renda merupakan wujud implementasi dari desentralisasi. Penyerahan kewengangan meliputi pengaturan tata kelola pendidikan, kebijakan local tentang pendidikan khususnya sekolah, partisipasi masyarakat terhadapa maju mundurnya pendidikan di daerah dan lain-lainnya. Rondineli (1986) sebagaiman dikutip Siti Irene Astuti (2011) desentralisasi sebagai transfer tentang tangungjawab dalam prencanaan, manajemen dan alokasi sumber-sumber dari pemerintah pusat dan agen-agenya kepada unit kementrian pusat, unit yang berada dibawah level pemerintah, otoritas atau korporasi public semi otonomi, otoritas regional atau fungsional dalam wilayah yang luas, atau lembaga prifat non pemerintah dan organisasi nirlaba. Dengan melihat pengertian tersebut dengan jelas bahwa semua tangungjawab menyangkut perkemabangan pendidikan diatur oleh pemerintah daerah setempat dalam hal ini pemangku kepentingan pendidikan.

PUTRI APLIM APOM MEMIPIN KOORDINATOR WILAYAH YOGYAKARTA



Yogya-Komnews, Pengurus Pusat Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim APom (KOMAPO) se-Jawa Bali Sulawesi Kalimantan dan Sumatera memulai kerja program kerja mereka salah satu diantaranya adalah sosialisasi organisasi dan melantik pengurus coordinator wilayah (Korwil Jabodetabek, Semarang, Salo, Yogyakarta, Jawa Timur) selama bulan januari 2013 ini. Setelah diunggguli dari 3 kandidat calon ketua korwil lainnya, Ancelina Uropmabin (21) mahasiswi Ilmu Pendidikan Agama Katolik Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan pengurusnya dilantik oleh perwakilan pengurus pusat Marcel Sipka pada hari jumat (11/1/2013) di kantin realino Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

PANITIA NATAL & RUA SECARA RESMI DIBUBARKAN




Yogyakarta-Komnews, Evaluasi dan pembubaran panitia natal dan rapat umum anggota (RUA) komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO) se jawa bali Sulawesi Kalimantan dan sumatera pada tanggal 7 januari 2013 di kolam pemancingan mrokangen Yogyakarta. Kegiatan evaluasi sekaligus pembubaran

Rabu, 09 Januari 2013

SARASEHAN KEBANGSAAN ORMAS-ORMAS KATOLIK DIY

“Sudahkah Indonesia 100% Merdeka Untuk Kesejahteraan Bersama?” Yogya-Komapo,Sarasehan kebangsaan menyikapi setelah paskah kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah (Belanda, Jepang) pada tahun 1945, umur 67 tahun kemudian Indonesia berada pada tataran Negara miskin di muka bumi ini. contoh kasus saat ini adalah korupsi indonesia juara satu tingkat asia tenggara . Berbagai pergulatan dan pergerakan dari masyarakat Indonesia berhasil ditumbangkan resim kediktatoran Presiden Suharto pada bulan mei 1998 adalah sebuah sejarah revolusi bangsa Indonesia. Selama 67 tahun Indonesia dua kali merdeka. Indonesia merdeka pada tahun 1945 dan merdeka tahun 1998. Menyikapi hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 67, ormas-ormas katolik mengadakan sarasehan kebangsaan “Sudahkah Indonesia 100% Merdeka Untuk Kesejateraan Bersama?”. Ormas-ormas katolik yang mendukung kegiatan sarasehan kebangsaan antara lain Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Yogyakarta, Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Yogyakarta, Perhimpunana Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas Aquinas Yogyakarta, dan Pemuda Katolik Yogyakarta. Kegitan tersebut diselenggarakan hari minggu 26

Senin, 07 Januari 2013

BERIKAN KESEMPATAN KEPADA PEREMPUAN APLIM-APOM UNTUK BERSTUDI

Jika dipandang sumber daya manusia pegunungan bintang pada umumnya masih sangat minim terutama perempuan.

Oleh Kaka Yumunip Hipyan

Sprit belajar
Pada umumnya wanita Aplim Apom memiliki keinginan yang tinggi untuk memperoleh pendidikan yang tinggi, baik mulai penddikan dasar sembilan tahun sampai tingkat universitas. Setiap peribadi mereka memiliki sejumlah harapan untuk memperoleh pretasi yang baik. Kalau diperhatikan beberapa yang sudah menempuh ke tingkat pendidikan tinggi. Mereka memiliki kemampuan analisa yang lebih baik dari pada mahasiswa. Selain itu mereka memiliki sikap kritis dalam hal belajar maupun permasalahan-permasalahan yang terjadi dilingkungan sekitarnya. Hal ini ,menjadi sumber atau modal dasar untuk dikembangkan. Mereka harus didampingi dan diarahkan untuk berkembang lebih baik supaya memperbaiki serta memenuhi kekurangan dalam sumber daya manusia.
pendampingan secara khusus perlu dilakukan terhadap setiap mahasiswi dan siswi Aplim Apom. Pendampingan yang dimaksud, dilakukan mulai dari keluarga, lembaga pendidikan formal, pemerintah dan secara individu. Dari beberapa alternatif media tersebut yang paling rawan adalah pendampingan secara individu. Pendampingan individu yang dimaksud ialah pendampinan yang dilakukan oleh setiap orang khususnya pihak laki-laki, baik itu para pendidik, para pejabat maupun Kekasihnya. Apabila di perhatikan lima tahun belakangan ini. Kebanyakan mahasiswi dan siswi mengalami kegagalan dalam hal pendidikan karena alasan hamil. Selain itu, ketika mereka mengalami hal demikian selanjutnya akan berdampak pada aspek psiklolginya. Mulai muncul kecemasan, semangat belajar yang telah dibangun muali pudar dalam sekejap sehingga keputusan akhir adalah mengundurkan diri dari proses belajar karena takut terhdap teman-teman studinya maupun orang-orang disekitarnya.

Minggu, 06 Januari 2013

SIMULASI PERSIDANGAN KOMAPO JAWA BALI DAN SULAWESI


SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG

SIMULASI
TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN
PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO 

Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini:

Kamis, 03 Januari 2013

DITENGAH-TENGAH NATAL BERSAMA, ANGGOTA KOMAPO MEMILIH PEMIMPIN BARU PERIODE 2013-2015




Yogyakarta-Komnews, sesuai dengan anggaran dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom se-Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, masa kepengurusan KOMAPO, selama 2 tahun. Berakhir sudah dipenghunjung tahun 2013 tepatnya pada bulan desember 2012. Sesuai dengan agenda KOMAPO pada akhir bulan desember 2012, seperti  biasanya mengadakan Natal Bersama anggota Komunitas se-Jawa Bali dan Sulawesi. Maka tuan rumah peneyelenggara Natal KOMAPO tahun 2012 ditugaskan kepada Korwil Yogyakarta. Panitia dibentuk pada bulan juni 2012. Panitia Natal bersama dan Rapat Umum Anggota mulai bekerja keras selama enam bulan, terhitung dari bulan juni sampai penghunjung akhir bulan dan telah terselenggarakan dengan sukses.

Minggu, 11 November 2012

TATA TERTIB RAPAT UMUM ANGGOTA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM (KOMAPO) JAWA BALI DAN SULAWESI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PEGUNUNGAN BINTANG PAPUA 2012 BAB I NAMA, KEDUDUKAN, TUJUAN, WAKTU, DAN TEMPAT RUA


Pasal 1 Nama Kegiatan ini dinamakan Rapat Umum Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) se-Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Pasal 2 Kedudukan Rapat ini merupakan forum tertinggi dari Komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO)se- Jawa bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Pasal 3 Tujuan Rapat Umum Anggota Komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO) se jawa bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang bertujuan : 1. Meninjau dan menetapkan kembali Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Garis Besar Haluan Organisasi/Kerja (GBHO/K) Dan Mekanisme Pemilihan Raya Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) Se Jawa Bali Dan Sulawesi Pegunungan Bintang 2. Merekomendasikan pandangan-pandangan umum peserta Rapat Umum Anggota kepada pengurus KOMAPO beserta Pengurus yang terpilih dalam pemilihan raya Pasal 4 Waktu dan Tempat Rapat Umum Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (Komapo) se-Jawa Bali Dan Sulawesi Pegunungan Bintang dengan tujuan : diselenggarakan pada tanggal 30 Desember 2012, di ………..Yogyakarta. BAB II PESERTA Pasal 5

SIMULASI PERSIDANGAN

SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG SIMULASI TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini: Dalam Pemaparan Visi dan Misi

MODUL ORGANISASI


PIJAKAN KEHIDUPAN MANUSIA BARU
APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PAPUA

 
KOMAPO LOGOKU







KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM (KOMAPO)
SE JAWA BALI DAN SULAWESI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PAPUA 2011/2013







BUKU PEMATERI MAKRAB KOMAPO

NAMA LENGKAP                         :
TEMPAT TANGGAL LAHIR       :
KORWIL                                 :
UNIVERSITAS                        :
FAKULTAS/PRODI                 :
HARAPAN BAGI KOMAPO        :





KATA PENGANTAR

Teman-teman terkasih, dalam mengawali setiap kegiatan marilah kita selalu mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas berkat dan kaunia-Nya kita bisa dapat melaksanakan kegiatan, perbuatan, tindakan apapun dalam kehidupan sehari-hari.  Begitu juga dalam masa penerimaan anggota KOMAPO baru, dengan kerja keras akhirnya kembali kita berkumpu di tempat ini dapat untuk mempersatukan tekat dan komitmen kita untuk memperjuangkan harkat dan martabat orang muda, mahasiswa, dan masyarakat pegunungan bintang di tanah jawa Bali dan Sulawesi ini. Selamat bergabung anggota baru di komunitas mahasiswa dan pelajar aplim apom (KOMAPO) se-jawa bali dan Sulawesi kabupaten pegunungan bintang papua dan selamat berproses dan berdinamika.

Rabu, 07 November 2012

SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN PAPUA

SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG SIMULASI TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini: Dalam Pemaparan Visi dan Misi

Kamis, 06 September 2012

PERAN KEDUDUKAN MAHASISWA DALAM KEHIDUPAN KAMPUS DAN LINGKUNGAN MASYARA



Oleh Derius Anglipki  K. Tepmul

Gelora pemuda adalah romantisme perjuangan. Dalam kancah kehidupannya, figur seorang pemuda ingin menunjukkan jati dirinya sebagai manusia yang memiliki sejuta arti dengan memikul tanggung jawab cukup berat. Ia berusaha memunculkan diri sebagai seorang manusia yang memiliki kekuatan yang tinggi sehingga aura jiwa mudanya benar-benar memancar. (Hasan Al bana).


Kalimat yang dilontarkan oleh Hasan Al Banna tersebut merupakan perwujudan dari  jiwa mahasiswa yang merupakan bagian dari pemuda. Mahasiswa merupakan pemuda-pemudi generasi bangsa yang berada di naungan Universitas dan memiliki kedudukan yang khas dalam kehidupan masyarakat, baik peranannya di dalam area kampus maupun di luar kampus.

PERAN MAHASISWA DALAM LINGKUNGAN SOSIAL


Mahasiswa tercatat dalam sejarah sebagai sekelompok pemuda yang bergerak untuk memperjuangkan hak rakyat tertindas. Pergerakan mahasiswa seringkali menjadi dinamisator dan memicu pergerakan rakyat yang mengharapkan perubahan menuju kehidupan yang menempatkan manusia sebagai manusia. Saat ini, rakyat sudah pupus harapan kepada pemimpinnya karena sudah terlalu lama menjadi budak kemiskinan dan kebodohan. Sementara pemerintah kerapkali mengeluarkan kebijakan yang tidak memihak rakyat dan bahkan menyalahgunakan kewenangannya. Untuk itulah, mahasiswa memposisikan dirinya sebagai middle class yang mampu menjadi penyambung lidah antara rakyat dengan pemerintah. Hakikatnya mahasiswa adalah bagian dari rakyat. Hanya saja terdapat beberapa faktor yang menyebabkan mahasiswa memiliki fungsi sosial yang berbeda dengan rakyat pada umumnya.

Rabu, 05 September 2012

UPAYA-UPAYA PENOLAKAN MAHASISWA PEGUNUNGAN BINTANG TERHADAP EKSPLORASI TAMBANG OLEH PT ANTAM DI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG

PENGANTAR Pegunungan Bintang merupakan salah satu wilayah Provinsi Papua yang memiliki sumber daya alam yang potensial untuk dikembangkan dan diolah dengan baik. Potensi sumber daya alam yang dimaksud antara lain bahan-bahan tambang, hasil hutan dan beberapa sumber daya lainnya. Beberapa tahun terakhir ini wilayah ini di observasi oleh beberapa perusahaan yang ingin membuka tambang. Namun pemerintah tidak mengijinkan dan masyrakat setempat pun menolak untuk memberikan ijin kepada perusahaan-perusahaan tersebut untuk melakukan operasi penambangan di wilayah ini.

Kamis, 30 Agustus 2012

Konvoi Pengangkut Logistik Ditembaki, 1 Kritis

Jayapura - Sepertinya seruan yang keluarkan Pimpinan tentara Pembebasan Basional Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM) Papua Barat, Lamberth Pekikir agar seluruh Markas OPM tidak mengeluarkan tembakan hingga September 2012 sambil menunggu sidang Umum PBB, tidak digubris. Buktinya sehari berselang seruan itu disampaikan, aksi penembakan yang diduga dilakukan OPM terjadi lagi. Aksi penembakan oleh kelompok separatis bersenjata OPM itu terjadi di wilayh Puncak Jaya Papua tepatnya di Jembatan Besi Distrik Tingginambut (Markas OPM Pimpinan Goliat Tabuni), Rabu 29 Agustus sekitar pukul 17.15

Rabu, 15 Agustus 2012

LPM KOMAPO

LPM KOMAPO PEGUNUNGAN BINTANG -PAPUA SUARA PEMBEBASAN KRITIS MASYARAKAT TERTINDAS Sekretariat Jalan STM Pembangunan, Gg Bromo No 18 B Depok Sleman Yogyakarta Sejarah Pers Mahasiswa di Indonesia Sejarah pers mahasiswa di Indonesia bisa dibilang sama tuanya dengan sejarah gerakan mahasiswa itu sendiri. Pers mahasiswa didefinisikan sebagai pers yang dikelola mahasiswa. Namun rumusan ini memang kurang spesifik, karena ada berbagai macam pers mahasiswa. Didik Supriyanto membedakan dua jenis pers mahasiswa. Pertama, pers mahasiswa yang diterbitkan oleh mahasiswa di tingkat fakultas atau jurusan. Penerbitan ini biasanya menyajikan hal-hal khusus yang berkaitan dengan bidang studinya. Kedua, pers mahasiswa yang diterbitkan di tingkat universitas. Penerbitan ini menyajikan hal-hal yang bersifat umum. Dalam penelitian ini, pemilahan dengan mengaitkan pada tingkatan penerbitan (jurusan, fakultas, universitas) itu dianggap tidak relevan. Yang dipandang lebih pas adalah dengan melihat langsung dari materi isinya, apakah bersifat umum atau spesifik keilmuan. Dalam konteks peran pers mahasiswa dalam gerakan mahasiswa, tentu yang lebih relevan adalah pers mahasiswa yang isinya bersifat umum, tidak spesifik keilmuan. Didik masih membedakan lagi “pers mahasiswa” dari “pers kampus” atau “pers kampus mahasiswa”. Pers kampus dikelola oleh dosen, sedangkan pe

UNDANGAN

Nomor : 06/PP/KOMAPO/JBS/2012/2013
 Hal : Undangan Evaluasi Organisasi
 Lamp :- 
Kepada Yth. Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Papua 
 Di Tempat 
Dengan hormat, 

Menindak lanjut Anggaran Rumah Tangga (ATR) KOMAPO Bab VII pasal 14 dan peraturan pengurus pusat No 01/Sekjend KOMAPO/2009/2011 dirubah menjadi peraturan tambahan pengurus pusat No. 01/PP/KOMAPO/JBS/2011/2013 tentang evaluasi organisasi setidak-tidaknya dilakukan selama tiga bulan sekali. Berawal dari peraturan tersebut kami pengurus pusat (PP) Komunitas Mahasiwa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) se Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang mengundang seluruh anggota KOMAPO (Korwil JABOTABEK, Semarang, SALO, Yogyakarta, Jawa Timur ) untuk hadir dalam kegiatan evaluasi organisasi. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada; Hari/tanggal : Saptu 18 Agustus 2012 Waktu : pukul 09.00- 13.00 Tempat : Ruang Kuliah II/K 36 Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Agenda : 1. Melaporkan Laporan kegiatan dari korwil (Jabotabek, semarang, salo, Yo

Jumat, 22 Juni 2012

PERSOALAN BIAYA PENDIDIKAN ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG DENGAN BEBERAPA LEMBAGA TERKAIT DI PULAU JAWA

A. Latar Belakang Dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik dan berwibawa sesuai dengan amanat Pasal 18B Undang Undang Dasar 1945 yang dijabarkan melalui Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah untuk menerapkan desentralisasi dan otonomi daerah,maka pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menciptakan pemerintahan yang baik,bersih dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme di Indonesia dengan menitikberatkan pada pelayanan public(public service)demi mencapai tujuan pembangunan nasional (Development Gol Nationa)yaitu mencapai masyarakat Indonesia yang adil dan makmur sesuai dengan alinea keempat Undang Undang Dasar 1945.Oleh karena itu,salah satu unsur terpenting bagi pemerintah daerah dalam menjalankan fungsi pemerintahan adalah mencerdaskan anak bangsa dengan penyediaan sumber Dana,baik melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah(APBD)ataupun sumber-sumber lain untuk meningkatkan sumber daya manusia sebagai focus utama dalam mengatasi masalah Pembangunan Nasional itu sendiri . Berawal dari acuan pemikiran dasar tersebut,Pemerintah daerah kabupaten pegunungan Bintang pasca pemekaran,telah mengam