berita

Source: http://www.amronbadriza.com/2012/07/cara-membuat-judul-blog-bergerak.html#ixzz2HGOAa7ZG

Senin, 01 April 2013

Dana Paskah Hilang di Jalan, Mahasiswa KOMAPO Minta Dipertangunjawabkan




Yogya, Mahasiswa Pegunungan Bintang yang kuliah di Jawa Bali dan Sulawesi yang tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) meminta kepada pengurus organisasi untuk mempertangunjawabkan kepada seluruh mahasiswa dan Kepada Pemerintah Daerah Pegunungan Bintang. Hal tersebut disampaikan oleh sejumlah mahasiswa Pegunungan Bintang di yogyakarta, Minggu (31/03/3013). Dana paskah yang dikirm oleh pemerintah daerah kabupaten pegunungan bintang sebanyak Rp 30.000.000 (Tiga Pulu Juta) lewat Rekening Bendahara  Organisasi, namun kami badan pengurus kirim ke rekening panitia sebesar Rp 20. 000.000 (Dua Pulu Juta). Sedangkan 10.000.000 (sepulu Juta) kami  makan (Gutinus Wasini, Dekky Kasipmabin, Derius Tepmul) kata Gutinus, selaku Sekjend Komapo pada saat sesi acara paskah bersama, di semarang, kamis-sabtu (28-30/03/2013). Pernyataan Sekjend Komapo mendapat reaksi dari mahasiswa Komapo karena ketidakjelasan penggunaan dana tersebut.

Selasa, 12 Maret 2013

SEKOLAH DI BANGSA INI (KOK ) MEMANG TIDAK ADIL YA, MUNGKINKAH MENCAPAI TARGET MDGs PADA TAHUN 2015?


Oleh Frnasiskus Kasipmabin*


Salah Satu Tujuan Bangsa Indonesia  Adalah Mencerdasakan Kehidupan Bangsa
Orang miskin dilarang sekolah, orang miskin dilarang sakit. Orang koteka dilarang sekolah. Orang yang tidak punya sepatu dilarang sekolah, orang belum mandi dilarang sekolah. Pintu  menuju mencerdaskan kehidupan bangsa di borgol habis-habisan oleh pemerintah (pihak yang terkait) sendiri. Mereka mengunci jendela dunia, hanya karena mendapatkan kentungan yang berlimpah limpah. Mereka hanya menerima anak orang kaya, anak orang kaya diberi kebebasan untuk sekolah agar menambah kekayaan.
Sekolah- sekolah di bangsa ini mengkotak-katikan, sehingga  anak negeri pemilik nusantara yang ingin memperoleh pendidikan, yang semestinya seperti orang anak kaya,   ia (anak pemilik negeri) harus memilih sekolah jenis apa, sekolah model apa, sekolah semegah apa. Dia menimbang-nimbang dalam kehidupannya, sebagai anak jalanan, sebagai anak miskin, sebagai anak orang kaya. Sedangkan secara terang-terangan di kota-kota besar di negeri ini membangun sekolah bermega bertulisan Sekolah Yayasan Katolik, Sekolah Yayasan Kristen, Sekolah Yayasan Islam, Sekolah Yaysan Hindu, Sekolah Yayasan Budha, sekolah Negeri, Sekolah Internasional dan sekolah berlabel lainnya yang bertebaran di mana-mana. Mana ada bangunan di tengah-tengah hiruk pikuk  kota metropolitan yang bertulisan sekolah rakyat, sekolah orang miskin, Sekolah Gratis? Jika sekolah tersebut ada di kota metropolitan, maka para kapitalis imperalisme asing membongkar sekolah tersebut.

SEKOLAH MEMENJARA (KAN) ANAK INDONESIA-PAPUANI





Oleh Fransiskus Kasipmabin*


Di muka bumi ini tidak satu pun yang menimpah orang orang tak berdosa separah sekolah. Sekolah adalah penjara. Tapi dalam beberapa hal sekolah lebih kejam ketimbang penjara. Di penjara, misalnya, Anda tidak di paksa membeli dan membaca buku-buku karangan sipir atau kepala penjara.  Dalam komentarnya Bernard Show pada Parenst and Childernd.
Sekolah memang penjara yang paling memberatkan pikiran, tenaga fisik dari pada penjara biasa. Penjara dalam kamus besar bahasa Indonesia adalah tempat mengurung orang hukuman. Orang yang bersalah dimasukan ke dalam kurungan. Sedangkan sekolah orang yang tidak bersalah pun dipenjarakan. Anak yang ingin belajar di sekolah, malah pihak sekolah memenjarakan anak tersebut. Belajar di luar sekolah lebih baik dari pada belajar di sekolah, namun guru dan orang tua memaksa anaknya belajar di sekolah. Belajar merupakan suatu hal yang sifatnya berusaha (mencari, mendapatkan, berlatih untuk mencoba) suapaya mendapatkan sesuatu kepandaian. Dengan memperoleh kepandaian, mampu merubah dirinya dari segala bentuk kebodohan. Belajar untuk tau dari tidak tau. Belajar untuk memahami dirinya, merubah drinya menjadi manusia yang seutuhnya. Memahami dan Menemukan dirinya sebagai  Manusia yang seutuhnya, maka manusia tersebut memanusiakan manusia lain, bukan memenjarakan manusia lain. Lain halnya dengan sekolah di papua, sekolah hadir di papua untuk memenjakan manusia Papua.

Senin, 11 Maret 2013

DASAR PENEGMBANGAN AKUNTANSI MENUJU RUMUS AKUNTANSI

ASET = MODAL AWAL + HUTANG

MARI KITA BELAJAR AKUNTANSI

KALO BELAJAR AKUNTANSI ASIK BANGET


RUMUS DASAR:

ASET/KEKAYAAN = MODAL + UTANG
 



Rabu, 06 Februari 2013

KOMAPO FC DITAHAN IMBANG 1-1 DARI FROLES ENDE


KOMAPO FC Korwil Yogyakarta persahabatan dengan tim dari Ende Flores dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wing II PASKHAS KOMPI E BSYogyakarta, Selasa, 05/02/2013 Pukul15.30-14.30 WIB. Jangan Lewatkan

Selasa, 22 Januari 2013

EUROFIA KAMPANYE CALON GUBERNUR PROVINSI PAPUA



ANTARA HARAPAN DAN KERESAHAN RAKYAT PAPUA

Dalam waktu dekat tepatnya tanggal 28 Februari 2013 akan melangsungkan pemilihan umum kepala daerah provinsi papua. Pemilihan secara langsung, umum, bebas dan rahasia. Tanggal 28 merupakan tanggal pesta demokrasi bagi warga papua di seluruh tanah papua. Tanggal 28 merupakan tanggal bersejarah bagi bangsa papua siapa yang akan dipilih warga?  dan Papua dibawa kemana? itulah pertanyaan mendasar untuk dapat dilihat bersama. Papua lima tahun ke depan akan hancur ataukah akan lebih baik dari sekarang. Ataukah akan menambah masalah konfilik di papua? memperpanjang permasalahan konfilik di Papua? Akankah perjuangan masyarakat warga  papua akan kemerdekaan bangsanya dihentikan oleh gubernur pilihan rakyat sendiri? Ataukah membiarkan orang Papua untuk berjuang untuk menentukan nasib sendiri yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM)? Pertanyaan ini merupan dasar untuk memilih dan menetapkan guberur provinsi papua.

Senin, 21 Januari 2013

PENDIDIKAN PEGUNUNGAN BINTANG, QUO VALDIS



Welington Wenda: Gagal Membangun Sumber Daya Manusia Pegunungan Bintang Papua 


Yogya, Diskusi mahasiswa Pegunungan Bintang Papua di Yogyakarta (19/01/2013) menyikapi seputar perkembangan  sektor pendidikan untuk menyiapkan sumber daya manusia kabupaten Pegunungan Bintang Provinsi Papua, selama kepemimpinannya (kepemimpinan Welington Wenda, Bupati Pegunungan Bintang) dua periode terakhir ini (2005-2013). Selama kepemimpinanya memimpin Kabupaten Pegunungan Bintang,yang juga adalah  salah satu kabupaten di pedalaman  Papua. Kabupaten ini dimekarkan berdasarkan UU No.21 tentang otonomi khusus bagi Provinsi papua.  Kabupaten pegunungan bintang dimekarkarkan dari kabupaten induk yaitu kabupaten Jayawijaya. Wellington Wenda, memimpin kabupaten

Jumat, 18 Januari 2013

PENDIDIKAN BELUM DIPAHAMI DENGAN BAIK



Yogya-Komnews, Pendidikan di Papua sampai saat ini belum dipahami dengan baik sehingga dalam proses perkembangan pendidikan dari masuknya orang barat atau misionaris dari barat sampai sekarang, masuknya orang indonesia di tanah papua masih dalam ombang-ambing. Dalam artikelnya Longginus Pekei, dengan judul “Pendidikan Unutk Memahami, Menyikapi dan Menyiasati Hidup” didiskusikan oleh Mahasiswa Papua di Yogyakarta.  Diskusi tentang menyikapi tulisan bapak Longginus Pekei, ketua lembaga pendidikan papua, oleh mahasiswa papua yang tergabung dalam kelompok diskusi majalah selangkah pada tanggal 18 (01/2013) di katin realino Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Rabu, 16 Januari 2013

OTONOMI DAERAH & DESENTRALISASI PENDIDIKAN PAPUA




Kebijakan pemerintah pusat tentang penyerahan kewenangan kepada daerah untuk menyelenggarakan pemerintahaannya sendiri sesuai dengan kondisi daerah. Penyelenggaraan pemerintahaan daerah perlu Melihat kembali kondisi geografis, ekologi, iklim, tingkat perkembangan masyarakat dari berbagai aspek, pertumbuhan penduduk, kebudayaan setempat, tingkat perkembangan ekonomi setempat dan lainnya. Sehingga penyelenggaraan pemerintahaan berjalan baik dan benar sesuai dengan amanah Undang-undang serta harapan masyarakat setempat. Amanat undang-undang termuat dalam…. Menjalankan pemerintahaan sesuai dengan keinginan masayarakat seperti  mengakomodir aspirasi masyarakat dan dapat melaksanakan amanah tersebut.

DIBALIK KEKELIRUAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN



Penyerahan kewenangan dari pusat/lebih tinggi  ke daerah/lebih renda merupakan wujud implementasi dari desentralisasi. Penyerahan kewengangan meliputi pengaturan tata kelola pendidikan, kebijakan local tentang pendidikan khususnya sekolah, partisipasi masyarakat terhadapa maju mundurnya pendidikan di daerah dan lain-lainnya. Rondineli (1986) sebagaiman dikutip Siti Irene Astuti (2011) desentralisasi sebagai transfer tentang tangungjawab dalam prencanaan, manajemen dan alokasi sumber-sumber dari pemerintah pusat dan agen-agenya kepada unit kementrian pusat, unit yang berada dibawah level pemerintah, otoritas atau korporasi public semi otonomi, otoritas regional atau fungsional dalam wilayah yang luas, atau lembaga prifat non pemerintah dan organisasi nirlaba. Dengan melihat pengertian tersebut dengan jelas bahwa semua tangungjawab menyangkut perkemabangan pendidikan diatur oleh pemerintah daerah setempat dalam hal ini pemangku kepentingan pendidikan.

PUTRI APLIM APOM MEMIPIN KOORDINATOR WILAYAH YOGYAKARTA



Yogya-Komnews, Pengurus Pusat Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim APom (KOMAPO) se-Jawa Bali Sulawesi Kalimantan dan Sumatera memulai kerja program kerja mereka salah satu diantaranya adalah sosialisasi organisasi dan melantik pengurus coordinator wilayah (Korwil Jabodetabek, Semarang, Salo, Yogyakarta, Jawa Timur) selama bulan januari 2013 ini. Setelah diunggguli dari 3 kandidat calon ketua korwil lainnya, Ancelina Uropmabin (21) mahasiswi Ilmu Pendidikan Agama Katolik Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan pengurusnya dilantik oleh perwakilan pengurus pusat Marcel Sipka pada hari jumat (11/1/2013) di kantin realino Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

PANITIA NATAL & RUA SECARA RESMI DIBUBARKAN




Yogyakarta-Komnews, Evaluasi dan pembubaran panitia natal dan rapat umum anggota (RUA) komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO) se jawa bali Sulawesi Kalimantan dan sumatera pada tanggal 7 januari 2013 di kolam pemancingan mrokangen Yogyakarta. Kegiatan evaluasi sekaligus pembubaran

Rabu, 09 Januari 2013

SARASEHAN KEBANGSAAN ORMAS-ORMAS KATOLIK DIY

“Sudahkah Indonesia 100% Merdeka Untuk Kesejahteraan Bersama?” Yogya-Komapo,Sarasehan kebangsaan menyikapi setelah paskah kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah (Belanda, Jepang) pada tahun 1945, umur 67 tahun kemudian Indonesia berada pada tataran Negara miskin di muka bumi ini. contoh kasus saat ini adalah korupsi indonesia juara satu tingkat asia tenggara . Berbagai pergulatan dan pergerakan dari masyarakat Indonesia berhasil ditumbangkan resim kediktatoran Presiden Suharto pada bulan mei 1998 adalah sebuah sejarah revolusi bangsa Indonesia. Selama 67 tahun Indonesia dua kali merdeka. Indonesia merdeka pada tahun 1945 dan merdeka tahun 1998. Menyikapi hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 67, ormas-ormas katolik mengadakan sarasehan kebangsaan “Sudahkah Indonesia 100% Merdeka Untuk Kesejateraan Bersama?”. Ormas-ormas katolik yang mendukung kegiatan sarasehan kebangsaan antara lain Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Yogyakarta, Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Yogyakarta, Perhimpunana Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Thomas Aquinas Yogyakarta, dan Pemuda Katolik Yogyakarta. Kegitan tersebut diselenggarakan hari minggu 26

Senin, 07 Januari 2013

BERIKAN KESEMPATAN KEPADA PEREMPUAN APLIM-APOM UNTUK BERSTUDI

Jika dipandang sumber daya manusia pegunungan bintang pada umumnya masih sangat minim terutama perempuan.

Oleh Kaka Yumunip Hipyan

Sprit belajar
Pada umumnya wanita Aplim Apom memiliki keinginan yang tinggi untuk memperoleh pendidikan yang tinggi, baik mulai penddikan dasar sembilan tahun sampai tingkat universitas. Setiap peribadi mereka memiliki sejumlah harapan untuk memperoleh pretasi yang baik. Kalau diperhatikan beberapa yang sudah menempuh ke tingkat pendidikan tinggi. Mereka memiliki kemampuan analisa yang lebih baik dari pada mahasiswa. Selain itu mereka memiliki sikap kritis dalam hal belajar maupun permasalahan-permasalahan yang terjadi dilingkungan sekitarnya. Hal ini ,menjadi sumber atau modal dasar untuk dikembangkan. Mereka harus didampingi dan diarahkan untuk berkembang lebih baik supaya memperbaiki serta memenuhi kekurangan dalam sumber daya manusia.
pendampingan secara khusus perlu dilakukan terhadap setiap mahasiswi dan siswi Aplim Apom. Pendampingan yang dimaksud, dilakukan mulai dari keluarga, lembaga pendidikan formal, pemerintah dan secara individu. Dari beberapa alternatif media tersebut yang paling rawan adalah pendampingan secara individu. Pendampingan individu yang dimaksud ialah pendampinan yang dilakukan oleh setiap orang khususnya pihak laki-laki, baik itu para pendidik, para pejabat maupun Kekasihnya. Apabila di perhatikan lima tahun belakangan ini. Kebanyakan mahasiswi dan siswi mengalami kegagalan dalam hal pendidikan karena alasan hamil. Selain itu, ketika mereka mengalami hal demikian selanjutnya akan berdampak pada aspek psiklolginya. Mulai muncul kecemasan, semangat belajar yang telah dibangun muali pudar dalam sekejap sehingga keputusan akhir adalah mengundurkan diri dari proses belajar karena takut terhdap teman-teman studinya maupun orang-orang disekitarnya.

Minggu, 06 Januari 2013

SIMULASI PERSIDANGAN KOMAPO JAWA BALI DAN SULAWESI


SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG

SIMULASI
TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN
PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO 

Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini:

Kamis, 03 Januari 2013

DITENGAH-TENGAH NATAL BERSAMA, ANGGOTA KOMAPO MEMILIH PEMIMPIN BARU PERIODE 2013-2015




Yogyakarta-Komnews, sesuai dengan anggaran dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom se-Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, masa kepengurusan KOMAPO, selama 2 tahun. Berakhir sudah dipenghunjung tahun 2013 tepatnya pada bulan desember 2012. Sesuai dengan agenda KOMAPO pada akhir bulan desember 2012, seperti  biasanya mengadakan Natal Bersama anggota Komunitas se-Jawa Bali dan Sulawesi. Maka tuan rumah peneyelenggara Natal KOMAPO tahun 2012 ditugaskan kepada Korwil Yogyakarta. Panitia dibentuk pada bulan juni 2012. Panitia Natal bersama dan Rapat Umum Anggota mulai bekerja keras selama enam bulan, terhitung dari bulan juni sampai penghunjung akhir bulan dan telah terselenggarakan dengan sukses.

Minggu, 11 November 2012

TATA TERTIB RAPAT UMUM ANGGOTA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM (KOMAPO) JAWA BALI DAN SULAWESI KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG PEGUNUNGAN BINTANG PAPUA 2012 BAB I NAMA, KEDUDUKAN, TUJUAN, WAKTU, DAN TEMPAT RUA


Pasal 1 Nama Kegiatan ini dinamakan Rapat Umum Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) se-Jawa Bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Pasal 2 Kedudukan Rapat ini merupakan forum tertinggi dari Komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO)se- Jawa bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang Pasal 3 Tujuan Rapat Umum Anggota Komunitas mahasiswa pelajar aplim apom (KOMAPO) se jawa bali dan Sulawesi Kabupaten Pegunungan Bintang bertujuan : 1. Meninjau dan menetapkan kembali Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, dan Garis Besar Haluan Organisasi/Kerja (GBHO/K) Dan Mekanisme Pemilihan Raya Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (KOMAPO) Se Jawa Bali Dan Sulawesi Pegunungan Bintang 2. Merekomendasikan pandangan-pandangan umum peserta Rapat Umum Anggota kepada pengurus KOMAPO beserta Pengurus yang terpilih dalam pemilihan raya Pasal 4 Waktu dan Tempat Rapat Umum Anggota Komunitas Mahasiswa Pelajar Aplim Apom (Komapo) se-Jawa Bali Dan Sulawesi Pegunungan Bintang dengan tujuan : diselenggarakan pada tanggal 30 Desember 2012, di ………..Yogyakarta. BAB II PESERTA Pasal 5

SIMULASI PERSIDANGAN

SIMULASI TEKNIK PERSIDANGAN PEMBAHASAN DAN PEMILIHAN RAYA KOMUNITAS MAHASISWA PELAJAR APLIM APOM KABUPATEN PEGUNUNGAN BINTANG SIMULASI TEKNIK DAN MEKANISME PERSIDANGAN PEMILIHAN SEKJEN KOMAPO Salah satu tugas yang sering dilakukan oleh organisasi mahasiswa kedaerhaan, intra kampus, dan maupun Badan Perwakilan Mahasiswa Tingkat Fakultas adalah pemilihan Ketua Senat Mahasiswa dan lainnya. Karena hal ini merupakan tugas, maka bentuk persidangan yang dilakukan adalah sidang pleno. Berdasarkan hal tersebut, saudara diminta untuk menentukan beberapa hal dibawah ini: Dalam Pemaparan Visi dan Misi